Sunday, December 25, 2016
Menjaga Kemurnian Aqidah di Tengah Perayaan Natal (ILMU & IMAN)
Kembali lagi di penghujung Desember, maka kita akan menemui liburan panjang dan pergantian tahun masehi yang dibarengi dengan peringatan Natal pada tanggal 25 Desember 2016.
Lalu bagaimanakah kita sebagai umat Islam menyikapinya. Sudah jelas larangan Allah untuk ikut dalam perayaan. Mengucapkan kata "Selamat Natal" saja adalah bentuk ungkapan pelanggaran aqidah dalam Islam. Maka bagi ikhwanul muslimin yang masih tidak mentaati peringatan Allah, maka berikut renungan yang perlu kita pahami sebagai seorang muslim.
Subscribe to:
Comments (Atom)
Pembangunan yang Mengancam: Ancaman Bencana Berkelanjutan bagi Civitas UIN Imam Bonjol Padang
Sejak pertama kali mengajar di UIN Imam Bonjol Padang pada tahun 2019, saya menyaksikan perubahan besar yang terjadi di kampus, terutama den...
-
LOGO UMRI TERBARU 2018 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Pekanbaru yang berdiri sejak tahun 2008 melakukan perubahan logo dari logo lam...
-
Salah satu fitur di pengolah kata Microsoft Word (Word) yang berguna bagi para editor adalah pelacak perubahan ( track changes ). Dengan fit...
-
Journal Citation Reports (JCR) adalah alat yang digunakan untuk mengevaluasi dan membandingkan jurnal ilmiah. JCR menyediakan metrik dan da...
